Thursday, April 18, 2013

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Maraknya peredaran barang dan/atau jasa di pasar membuat konsumen terkecoh untuk memilih sesuai apa yang dilihat atau diinginkan bukan yang dibutuhkan. Untuk menghindari diri dari ekses negatif penggunaan suatu barang, hendaknya konsumen cermat dalam memilih barang/jasa yang akan dikonsumsinya
 Melalui sarana informasi ini, diharapkan dapat ditingkatkan pemahaman konsumen tentang hak dan kewajibannya. Tersosialisasinya kiat konsumen cerdas sebagai tanggung jawab sosial konsumen, dapat mendorong tumbuh kembangnya komunitas konsumen cerdas dan menjadi motivator konsumen di lingkungannya sehingga diharapkan dapat terbebas dari ekses negatif mengkonsumsi barang/jasa yang tidak sesuai dengan Kesehatan, Keamanan, Keselamatan dan Lingkungan Hidup (k3L).

Seolah tidak ingin ketinggalan dengan momen spesial ini, saya pun akan mencoba ikut membantu Pemerintah khusunya Direktorat Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen mensosialisasikan kepada masyarakat luas akan pentingnya menjadi Konsumen Cerdas yang baik.

Untuk itu saya akan berbagi informasi tentang Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen kepada masyarakat Indonesia. Dengan tujuan agar kita semua dapat menjadi seorang Konsumen Cerdas di masyarakat. Tidak hanya Cerdas saja yang diharapkan tetapi juga Paham akan hak dan kewajiban Konsumen, selain itu juga Paham Perlindungan Konsumen yang telah diatur di dalam Undang-Undang.

Silahkan disimak dengan seksama ulasan yang sangat Cerdas berikut ini, agar kalian lebih Paham. Semoga artikel berikut memberikan inspirasi untuk kalian semua agar lebih Cerdas.


Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen



Konsumen mempunyai pengertian sederhana yakni seorang yang menggunakan barang maupun jasa yang beredar di masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Sedangkan Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen pengertianya adalah orang yang menggunakan barang maupun jasa yang beredar di masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan serta Paham akan hak dan kewajibannya juga Paham Perlindungan Konsumen.

Jadi bisa disimpulkan perbedaan Konsumen biasa dengan Konsumen Cerdas terletak pada satu hal yakni Paham Perlindungan Konsumen. Jika kalian sebagai Konsumen mengetahui hak dan kewajiban sebagai Konsumen namun belum Paham Perlindungan Konsumen maka tidak dapat disebut sebagai Konsumen Cerdas. Karena satu acuan yang membuat seseorang bisa dikatakan sebagai Konsumen cerdas adalah Paham Perlindungan Konsumen.

Perlindungan Konsumen memiliki arti kalian mengerti aturan dan dasar hukum yang menjamin hak seorang Konsumen terpenuhi dengan baik, sesuai dengan yang diatur di dalam Undang-Undang. Untuk mengetahui hak-hak Konsumen yang diatur di dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 berikut ini ulasanya.

Hak Konsumen


Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan atau jasa.
Hak untuk memilih barang dan atau jasa serta mendapatkan barang dan atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar yang berlaku.
Hak memperoleh informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan atau jasa.
Hak didengar pendapat dan keluhannya serta mendapatkan Advokasi dan pembinaan.
Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.
Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan atau penggantian, apabila barang dan atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya.

Itulah hak-hak yang harus kalian pahami agar bisa menjadi  Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. Mulailah dari sekarang selalu mengingat hak-hak di atas di saat kalian menjadi Konsumen. Selain wajib mengetahui hak-haknya seorang Konsumen Cerdas juga harus Paham akan kewajibannya. Agar proses perdagangan di antara Konsumen dan produsen berjalan secara selaras dan saling menguntungkan. Adapun kewajiban Konsumen Cerdas sebagai berikut ini.

Kewajiban Konsumen Cerdas


Membaca atau mengikuti petunjuk/informasi dan prosedur pemakaian.
Beritikad baik dalam melakukan transaksi.
Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.
Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen.

Dari mengetahui hak dan kewajiban di atas diharapkan kalian akan dapat menjadi Konsumen Cerdas. Perlu diketahui juga peran pemerintah disini sangat penting dalam menjamin hak Konsumen terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu pemerintah ( http://ditjenspk.kemendag.go.id/ ) selalu melakukan pengawasan terhadap barang yang beredar di Indonesia secara rutin. Agar semua barang yang beredar di pasaran memenuhi standar mutu yang sudah ditetapkan yakni Standar Nasional Indonesia. Namun pengawasan ini akan berjalan maksimal jika ada dukungan penuh dan nyata dari para Konsumen.


Sebelum mengakhiri artikel ini ada beberapa tips untuk kalian agar dapat menjadi Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. Tipsnya menjadi konsumen cerdas adalah kalian harus teliti sebelum membeli, memperhatikan label, kartu manual garansi dan tanggal kadaluarsa, memastikan bahwa produk tersebut sesuai dengan standar mutu K3L, serta membeli barang sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan. Dan jangan lupa juga membeli produk dalam negeri, menjaga kelestarian alam dan mengkonsumsi produk yang sehat.

Sekian ulasan saya tentang Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk berbagi artikel Cerdas ini ke sosial media dan meninggalkan komentar di bawah.

0 komentar:

Post a Comment